Jumat, 26 Oktober 2012

Pengertian Dan Prinsip - Prinsip Koperasi

1. PENGERTIAN KOPERASI

a. Definisi ILO (International Labour Organization)

Didalam definisi ILO ( International Labour Organization ) terdapat 6 elemen yang terkandung didalam koperasi, yaitu :
  1. Koperasi merupakan tempat perkumpulan orang - orang
  2. Koperasi merupakan tempat penggabungan orang - orang berdasarkan kesukarelaan
  3. Adanya tujuan ekonomi yang ingin dicapai
  4. Koperasi juga berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
  5. Anggota koperasi menanggung semua resiko dan manfaat yang diterima koperasi secara seimbang

b. Definisi Arfial Chaniago (1984)
Koperasi adalah perkumpulan yang anggotanya adalah orang - orang atau badan hukum yang memberikan kebebasan kepada anggotanya untuk masuk atau keluar sebagai anggota koperasi dan juga bekerja sama secara kekeluargaan demi menjalankan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

c. Definisi P.J.V Dooren
Menurut Dooren, tidak ada satu definisi pun yang dapat menggambaran pengertian koperasi. Namun, Dooren tetap memberikan pendapatnya mengenai definisi koperasi. “ There is no single definition (for coopertive) which is generally accepted, but the common principle is that cooperative union is an association of member, either personal or corporate, which have voluntarily come together in pursuit of a common economic objective “.
Dalam definisi ini, Dooren memperluas akan define koperasi yaitu koperasi bukanlah hanya kumpulan orang - orang, melainkan juga kumpulan dari badan - badan hukum.

d. Definisi Hatta ( Bapak Koperasi Indonesia )
Koperasi merupakan suatu usaha brsama dalam memperbaiki nasib kehidupan ekonomi berdasarkan rasa tolong - menolong. Sikap tolong menolong ini didorong oleh keinginan untuk memberi jasa atau bantuan kepada orang lain berdasarkan “ seorang untuk semua dan semua untuk seorang “.

e. Definisi Munkner
Koperasi adalah organisasi tolong menolong yang menjalankan urusan perniagaannya secara bersama-sama, yang berdasarkan konsep rasa tolong menolong. Aktivitas dalam perniagaan ini bertujuan dalam hal meningkatkan ekonomi, bukan dalam hal social seperti makna dari gotong royong.

f. Definisi UU No. 25/1992
Koperasi merupakan bentuk badan usaha yang anggotanya adalah orang - orang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiataannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.


2. TUJUAN KOPERASI

Sesuai UU No. 25/1992 Pasal 3 : Koperasi bertujuan untuk memajukan kesejahteraan para anggotanya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut dalam membangun tatanan perekonomian nasional dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

FUNGSI KOPERASI ( UU No. 25/1992 Pasal 4)
  • Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi yang ada khususnya pada anggota dan masyarakat pada umumnya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial
  • Berperan aktif dalam meningkatkan kualitas kehidupan manusia
  • Memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar perekonomian nasional
  • Berusaha dalam mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas dasar kekeluargaan

3. PRINSIP - PRINSIP KOPERASI

Prinsip Munker
  • Keanggotaan yang bersifat sukarela
  • Keanggotaan terbuka
  • Adanya pengembangan anggota
  • Ada identitas sebagai pemilik dan pelanggan
  • Manajemen dan pengawasannya dilaksanakan secara demokratis 
  • Koperasi dapat dijadikan sebagai kumpulan orang - orang
  • Modal yang terkait dengan aspek sosial tidak dibagi
  • Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
  • Perkumpulan dengan sukarela
  • Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
  • Pendistribusian yang adil dan merata atas hasil ekonominya
  • Pendidikan anggota

Prinsip Rochdale
  • Pengawasan yang bersifat demokratis
  • Keanggotaan yang terbuka
  • Adanya bunga atas modal yang dibatasi
  • Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding dengan jasa masing - masing anggotanya
  • Penjualan sepenuhnya secara tunai
  • Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak ada yang palsu
  • Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota
  • Netral terhadap bidang politik dan bidang agama

Prinsip Raiffeisen
  • Swadaya
  • Daerah kerja yang terbatas
  • Adanya SHU untuk cadangan koperasi
  • Tanggung jawab anggota yang tidak terbatas
  • Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaannya
  • Keanggotaan atas dasar wataknya, bukan uang

Prinsip Schulze
  • Swadaya
  • Daerah kerja yang tidak terbatas
  • Adanya SHU untuk cadangan koperasi dan untuk dibagikan kepada anggotanya
  • Tanggung jawab anggota yang terbatas
  • Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
  • Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

Prinsip ICA ( International Cooperative Allience )
  • Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan
  • Adanya kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orang atau satu suara
  • Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)
  • SHU terbagi menjadi 3, yaitu: cadangan koperasi, masyarakat, ke anggota sesuai dengan jasa masing - masing
  • Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus menerus
  • Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yang erat, baik ditingkat regional, nasional maupun internasional

Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 12 tahun 1967
  • Sifat keanggotaannya sukarela dan terbuka untuk setiap warga negara Indonesia
  • Rapat anggota adalah kekuasaan tertinggi sebagai pemimpin demokrasi dalam koperasi
  • Pembagian SHU yang diatur menurut jasa masing - masing anggota
  • Adanya pembatasan bunga atas modal
  • Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya
  • Usaha dan pelaksanaanya bersifat terbuka
  • Swadaya, swakarta dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri

Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 25/1992
  • Keanggotaan yang bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan yang dilakukan secara demokrasi
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing - masing anggotanya
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan perkoperasian
  • Kerjasama antar koperasi



Referensi :

http://ahim.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/9893/BAB+II.ppt

http://amelhusna.wordpress.com/2012/10/04/bab-ii-pengertian-dan-prinsip-prinsip-koperasi/

Konsep, Aliran Dan Sejarah Koperasi


A. KONSEP KOPERASI

1. KONSEP KOPERASI BARAT

Koperasi merupakan organisasi swasta yang dibentuk secara sukarela oleh orang - orang yang mempunyai persamaan kepentingan dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

Unsur - Unsur Positif Konsep Koperasi Barat

  • Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antar sesama anggota dengan saling membantu dan saling menguntungkan
  • Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama
  • Hasil berupa surplus atau keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati
  • Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi


2. KONSEP KOPERASI SOSIALIS
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan - tujuan sistem sosialis - komunis.


3. KONSEP KOPERASI NEGARA BERKEMBANG
Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
Perbedaan dengan Konsep Sosialis, pada konsep Sosialis, tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif sedangkan konsep koperasi negara berkembang, tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi.



B. LATAR BELAKANG TIMBULNYA ALIRAN KOPERASI

Aliran Yardstick


  • Dijumpai pada negara - negara yang berideologi kapitalis atau yang menganut perekonomian Liberal
  • Koperasi dapat menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi
  • Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuh bangunnya koperasi di tengah - tengah masyarakat. Maju tidaknya koperasi terletak di tangan anggota koperasi sendiri
  • Pengaruh aliran ini sangat kuat, terutama dinegara-negara barat dimana industri berkembang dg pesat. Spt di AS, Perancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll


Aliran Sosialis

  • Koperasi dipandang sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih mudah melalui organisasi koperasi
  • Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa Timur dan Rusia

Aliran Persemakmuran (Commonwealth)

  • Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat
  • Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat
  • Hubungan Pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (partnership)”, dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.

Kemakmuran Masyarakat Berdasarkan Koperasi” karangan E.D. Damanik
Membagi koperasi menjadi 4 aliran atau schools of cooperatives berdasarkan peranan dan fungsinya dalam konstelasi perekonomian negara, yaitu :


a. Cooperative Commonwealth School
Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan agar prinsip - prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan lembaga, sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat.
b. School of Modified Capitalism (Schooll Yardstick)
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme, namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan dampak negatif dari kapitalis.

c. The Socialist School
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari sistem sosialis.

d. Cooperative Sector School
Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalisme maupun sosialisme, dan karenanya berada di antara kapitalis dan sosialis.



C. KOPERASI  DAN PERKEMBANGANNYA
Koperasi yang lahir pertama di Inggris (1844) berusaha mengatasi masalah keperluan konsumsi para anggotanya dengan cara kebersamaan yang dilandasi atas dasar prinsip - prinsip keadilan yang selanjutnya menelorkan prinsip-prinsip keadilan yang dikenal dengan “Rochdale Principles”. Dalam waktu yang hampir bersamaan di Prancis lahir koperasi yang bergerak di bidang produksi dan di Jerman lahir koperasi yang bergerak di bidang simpan-pinjam.
Sejalan dengan pengertian asal kata koperasi dari “Co” dan “Operation” mempunyai arti bersama-sama bekerja, Koperasi berusaha untuk mencapai tujuan serta kemanfaatan bersama. Guna memperoleh pengertian yang lebih lengkap tentang koperasi, ILO di dalam penerbitannya tentang “Cooperative Management and Aministration” (1965, h. 5) ……..Cooperative is an association of person, usually of limited means, who have voluntarily joined together to achieve a common economic and through the formation of a democratically controlled business organization, making efuitable contrtobution to the capital required and accepting a fair share of the risk and benefits of the undertaking.
Dari definisi tersebut, koperasi mengandung unsur - unsur sebagai berikut :

  1. Merupakan perkumpulan orang-orang (association of person)
  2. Bergabung secara sukarela (have voluntarily joined together)
  3. Untuk mencapai tujuan ekonomi bersama (to achieve a common economic end)
  4. Organisasi perusahaan yang dikendalikan secara demokratis (democratically controlled business organization)
  5. Kontribusi yang adil terhadap modal yang diperlukan (equitable contribution to the capital required)
  6. Menanggung resiko dan menerima bagian keuntungan secara adil (a fair share of the risk and benefits of the undertaking)


Dalam perjalanan sejarah sampai dengan sekarang, pengertian koperasi telah berkembang yang dapat disoroti dari berbagai aspek :

  1. Koperasi sebagai organisasi ekonomi sebagaimana juga pelaku - pelaku ekonomi yang lain harus memperhitungkan produktivitas, efisiensi serta efektifitas
  2. Koperasi sebagai suatu gerakan yang mempersatukan kepentingan yang sama guna diperjuangkannya secara bersama - sama secara serempak dan lebih baik, sehingga dimungkinkannya ditempatkan semacam perwakilan
  3. Segi sosial dan moral yang dianggap mewarnai kehidupan koperasi yang di dalam kegiatannya harus mempertimbangkan norma - norma sosial ataupun moral yang berlaku di mana koperasi melakukan kegiatannya
  4. Sementara pihak ingin mengembangkan koperasi sebagai suatu sistim ekonomi, di mana pandangan ini dilandasi oleh semangat cooperativism
  5. Di dalam suatu kajian ilmiah, koperasi telah dikembangkan pula sebagai suatu ilmu yang dilandasi atas filsafat dan tujuan ilmu pengetahuan

Dengan perkembangan pengertian koperasi sebagaimana dikemukakan tersebut, dapatlah ditarik suatu pengertian bahwa koperasi memiliki pengertian yang dinamik. Sedangkan di sisi lain koperasi sebagai organisasi ekonomi mempedomani sendi - sendi dasarnya (principles) yang membedakan terhadap organisasi ekonomi yang lain.


Referensi :

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/09/konsep-aliran-dan-sejarah-koperasi-tri-andiniputri-19210683-2ea15/



Senin, 25 Juni 2012

Deskripsi Diri


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...

Hallo perkenalkan....
Nama saya Winda Arianti,, bisa dipanggil nda atau wiwit :):)
Lahir di Jakarta, 06 Maret 1992…
Saya anak ke-1 dari 3 bersaudara,, hobby saya jalan2, berkuliner, belanja, pokonya banyak dehhh 

Saya sekolah di SDN SETU O1 Pagi,, gak jauh dari rumah hehe :D
Setelah lulus SD, saya meneruskan ke SMPN 157 Lubang Buaya…
Alhamdulillah di masa2 SMP saya mempunyai banyak teman dan itu membuat saya bahagia..
Masa2 SMP paling berkesan buat saya,,
Sedih bgt waktu Lulus harus pisah sama teman2 dan pastinya juga sama PACAR hehe :p

Lalu saya meneruskan sekolah ke SMK PKP Jakarta Islamic School,, jurusan Akuntansi..
Setelah lulus saya langsung bekerja menjadi staff tata usaha di PKP selama 1tahun..
Dan karena ada suatu hal saya berhenti dan sekarang meneruskan kuliah di 
UNIVERSITAS GUNADARMA DEPOK..


Mungkin cukup sekian dari deskripsi diri dari saya
TerimaKasih ^^

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...


Klik disini ---> " Fauzi "




Rabu, 20 Juni 2012

Penanaman Saham


Forex

Forex merupakan singkatan dari “foreign exchange”, yang lebih populer dikenal dengan istilah “valuta asing” (valas).
Berbeda dengan perdagangan valas seperti yang kita lihat di berbagai bank atau money changer, forex yang akan kita pelajari tidaklah melibatkan mata uang secara “fisik”.  Yang kita perjualbelikan adalah kontrak berdasarkan pergerakan harga mata uang asing. Keuntungan atau kerugian yang kita alami adalah berdasarkan pergerakan harga mata uang yang kita transaksikan.
forex
Forex ditransaksikan dalam satuan “LOT”, di mana 1 lot berarti senilai dengan 10,000 (sepuluh ribu) base currency. Angka 10,000 ini disebut dengan “CONTRACT SIZE” atau ‘nilai kontrak’. Jadi, kalau kita membeli 1 Lot USD/JPY misalnya, berarti kita membeli 10,000 USD. Tapi dengan adanya fasilitas leverage sebesar 1:400, kita hanya membutuhkan dana sebesar $25 saja untuk melakukan transaksi sebesar 1 lot.
MySmartFx tidak membebankan komisi untuk setiap transaksi forex yang Anda lakukan.
Bersama MySmartFx, Anda bisa mentransaksikan berbagai mata uang utama dunia, di antaranya adalah:
  • Major currency pairs: EURUSD, GBPUSD, AUDUSD, USDJPY, USDCHF, USDCAD, dan NZDUSD
  • Cross currency pairs: EURAUD, EURGBP, EURCHF, EURJPY, CHFJPY, AUDJPY, AUDNZD, GBPCHF, GBPJPY, EURCAD

Persiapan dalam memulai bisnis forex adalah sebagai berikut :
1. Computer atau Laptop yang terhubung dengan internet, bisa juga melalui warnet
2. Memiliki e-mail , yang gratis dari yahoo atau google juga boleh
3. Memiliki  Rekening Bank sebagai sarana pengiriman atau penarikan Uang hasil keuntungan Forex  dari Broker Forex
4. Sebaiknya memiliki Account  Uang Electronik misalnya Liberty Reserve atau Paypal. Sebab bila transfer antar Bank secara Internasional memerlukan waktu paling cepat 3 hari. dari pengalaman, melalui liberty reserve sangat memuaskan.
5. Mendaftarkan diri pada Perusahaan penukaran uang melalui internet seperti tukarduid.com atau greatachiever.com untuk mempermudah dan menghemat biaya transaksi.
6. Mendaftar ke Broker Forex, untuk pemula di sarankan belajar dulu di marketiva sebab di sini kita langsung di beri modal Gratis, apalagi Fitur tradingnya mudah di pahami dan mempunyai Chatting room khusus bahasa Indonesia.


klik disini ---> " Fauzi "



Daftar Pustaka :






Jumat, 04 Mei 2012

Tugas PKTI 2B



1. Sebutkan dan jelaskan lapisan-lapisan Sitem Unix......



a. Lapisan yang paling dalam adalah komputer dan piranti pendukungnya, seperti disk, tape, printer dan lain-lain. Ini semua disebut perangkat kelas sistem.

b. Di seputar perangkat keras tersebut terdapat sejumlah program yang menangani secara detail seperti sumber daya komputer, mengordinisir sistem file, mengurus disk dan tape. Pengoperasian yang dilakukannya sangat detail sehingga tidak perlu diketahui oleh pemakai. Lapisan ini kita sebut kernel. Kernel merupakan otak dari sistem operasi.

c. Kernel menyediakan lapis dukungan, yaitu berupa program utilitas. Utilitas berfungsi untuk melakukan akses sistem bagi pemakai. Utilitas-utilitas yang agak sederhana dapat dikombinasikan dengan memakai fasilitas pemipaan.

d. Lapis teluar dari sistem UNIX adalah shell. Shell merupakan penghubung antara pemakai dansistem. Bila pemakai mengetikkan sebuah perintah, shell menerjemahkan perintah tersebut dan mengatakan kepada kernel apa yang harus dilakukan. Sesungguhnya shell merupakan bagian dari utilitas. Namun karena kerumitannya dan fungsinya yang sedikit unik, maka shell cenderung dianggap sebagai lapis terpisah.


2.    Sebutkan dan jelaskan kemampuan Sistem Operasi Unix......

a.       Multi User
Sistem dapat digunakan oleh lebih dari satu orang pada satu saat. Tentunya untuk melakukan hal ini harus digunakan lebih dari satu terminal yang dihubungkan. Selanjutnya, kita dapat memakai file, program bahkan piranti-piranti yang terhubung dengan komputer secara bersamaan.
b.      Multi Tasking
Sistem dapat melakukan  beberapa tugas atau proses pada waktu bersamaan. Dengan demikian seseorang dapat memiliki satu proses yang sedang berkomunikasi langsung dengan terminal, tetapi juga memiliki proses lain dengan prioritas yang lebih rendah.
c.       Sistem File
Organisasi file di UNIX memiliki struktur pohon (tree) yang terdiri dari file dan direktori. Struktur tersebut diawali oleh akar (root) sebagai awal dari seluruh direktori yang ada. Karakteristik dari sistem file UNIX antara lain :
       - Konsisten dalam memproses data dan peralatan.
       - Pertumbuhan file dan direktori secara dinamis.
       - Dilengkapi dengan proteksi.
d.      Shell
Shell merupakan antar muka pemakai dengan sistem UNIX. Shell memiliki kemampuan menterjemahkan perintah-perintah untuk dilaksanakan oleh kernel UNIX. Disamping itu, shell memiliki kemampuan sebagai bahasa pemrograman.
e.       Utilitas-utilitas
UNIX juga memiliki lebih dari 200 utilitas yang dapat digunakan untuk mengelola sistem. UNIX memiliki sejumlah utilitas yang agak sederhana yang dapat dikombinasikan dengan memakai pipa dan filter.
f.       Surat Elektronik
UNIX dilengkapi dengan fasilitas untuk pengiriman surat antar pemakai di lingkungan sistem UNIX.
g.      Konsep Perangkat Keras
Perangkat keras yang terhubung pada sistem  UNIX akan dianggap sebagai file biasa. UNIX tidak membedakan antara perangkat keras dan file biasa. UNIX mengenal keyboard sebagai masukan standard dan layar terminal sebagai keluaran standard.
h.    Komunikasi antar Proses
Keluaran dari suatu proses langsung oleh proses lainnya.
 i.     Jaringan
Pemakai UNIX dapat berhubungan dengan pemakai lain dalam satu komputer (hubungan antar  terminal). Disamping itu pemakai UNIX juga dapat berkomunikasi dengan pemakai lain pada komputer lainnya dalam satu jaringan lokal atau LAN. Bahkan pemakai UNIX dapat berhubungan dengan pemakai lain pada jaringan lain dalam lingkup jaringan luas atau WAN. Data ditransfer dari PC ke UNIX, UNIX ke UNIX, dan UNIX ke mesin atau komputr lain melalui :
              - kabel komunikasi langsung RS232 (serial comm)
      - ethernet
      - dial up modem, leased line, public switched data network.
j.     Keamanan
UNIX menyediakan fasilitas keamanan untuk pemakai biasa, pengembang sistem dan administrator sistem serta jaringan sistem. Proteksi dilakukan melalui password (login), perijinan file dan direktori, enkripsi data, usia password otomatis, shell terbatas dan identifikasi jaringan.


3.   Jelaskan otoritas masing-masing pemakai Sistem Operasi Unix/Linux......

·         Superuser : pemakai dengan wewenang/otoritas tertinggi yang dapat melakukan apa saja terhadap sistem.
·    Pemakai biasa : pemakai yang mempunyai hak akses terbatas terhadap home direktori masing- masing.


4.   Jelaskan dan berilah contoh 5 perintah di Unix/Linux......

  1. pwd : perintah ini digunakan untuk mengetahui di direktori mana kita sedang berada.
  2. cd : perintah ini artinya “change directory”; digunakan untuk berganti direktori.
  3. ls : perintah ini digunakan untuk mengetahui isi dari sebuah direktori.
  4. cp : perintah ini digunakan untuk membuat salinan dari sebuah file.
  5. mv : perintah ini sama digunakan untuk memindahkan suatu file dari suatu direktori ke direktori lainnya.


5.   Jelaskan direktori menggunakan perintah Unix/Linux dengan susunan direktori sebagai berikut :




root@gunadarma [/] #
root@gunadarma [/] # cd /home
root@gunadarma [/home] # mkdir UNIVERSITAS
root@gunadarma [/home] # cd UNIVERSITAS
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS] # mkdir FILKOM
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS] # cd FILKOM
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS/FILKOM] # mkdir SI
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS/FILKOM] # mkdir SK
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS/FILKOM] # cd ..
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS] # mkdir FE
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS] # cd FE
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS/FE] # mkdir AK
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS/FE] # mkdir MA
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS/FE] # cd ..
root@gunadarma [/home/UNIVERSITAS] # mkdir FTI

Minggu, 29 April 2012

Pengangguran Dan Inflasi

          A.           PENGANGGURAN
          Pengangguran adalah seseorang yang tergolong angkatan kerja dan ingin mendapat pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Masalah pengangguran yang menyebabkan tingkat pendapatan nasional dan tingkat kemakmuran masyarakat tidak mencapai potensi maksimal yaitu masalah pokok makro ekonomi yang paling utama.

I.         JENIS - JENIS PENGANGGURAN
Pengangguran sering diartikan sebagai angkatan kerja yang belum bekerja atau tidak bekerja secara optimal. Berdasarkan pengertian diatas, maka pengangguran dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu :

1. Pengangguran Terselubung (Disguissed Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena suatu alasan tertentu.

2. Setengah Menganggur (Under Unemployment) adalah tenaga kerja yang tidak bekerja secara optimal karena tidak ada lapangan pekerjaan, biasanya tenaga kerja setengah menganggur ini merupakan tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam selama seminggu.

3. Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) adalah tenaga kerja yang sungguh - sungguh tidak mempunyai pekerjaan. Pengganguran jenis ini cukup banyak karena memang belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal.

Macam-macam pengangguran berdasarkan penyebab terjadinya dikelompokkan menjadi beberapa  jenis, yaitu  :

a.       Pengangguran konjungtural (Cycle Unemployment) 
adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan gelombang (naik-turunnya) kehidupan perekonomian/siklus ekonomi.

b.      Pengangguran struktural (Struktural Unemployment)
adalah pengangguran yang diakibatkan oleh perubahan struktur ekonomi dan corak ekonomi dalam jangka panjang. Pengangguran struktuiral bisa diakibatkan oleh beberapa kemungkinan, seperti akibat permintaan berkurang, kemajuan dan pengguanaan teknologi dan kebijakan pemerintah.  
       
c.       Pengangguran friksional  (Frictional Unemployment)
adalah pengangguran yang muncul akibat adanya ketidaksesuaian antara pemberi kerja dan pencari kerja. Pengangguran ini sering disebut pengangguran sukarela.

d.      Pengangguran musiman 
adalah pengangguran yang muncul akibat pergantian musim misalnya pergantian musim tanam ke musim panen.

e.       Pengangguran teknologi 
adalah pengangguran yang terjadi akibat perubahan atau  penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin-mesin

f.       Pengangguran siklus 
adalah pengangguran yang diakibatkan oleh menurunnya kegiatan perekonomian (karena terjadi resesi). Pengangguran siklus disebabkan oleh kurangnya permintaan masyarakat (aggrerat demand).

II.   SEBAB-SEBAB TERJADINYA PENGGANGURAN
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pengganguran adalah sebagai berikut :

1.   Besarnya Angkatan Kerja Tidak Seimbang dengan Kesempatan Kerja
   Ketidakseimbangan terjadi apabila jumlah angkatan kerja lebih besar daripada kesempatan kerja yang tersedia. Kondisi sebaliknya sangat jarang terjadi.

2.    Struktur Lapangan Kerja Tidak Seimbang

3.   Kebutuhan jumlah dan jenis tenaga terdidik dan penyediaan tenaga terdidik tidak seimbang
    Apabila kesempatan kerja jumlahnya sama atau lebih besar daripada angkatan kerja, pengangguran belum tentu tidak terjadi. Alasannya, belum tentu terjadi kesesuaian antara tingkat pendidikan yang dibutuhkan dan yang tersedia. Ketidakseimbangan tersebut mengakibatkan sebagian tenaga kerja yang ada tidak dapat mengisi kesempatan kerja yang tersedia.

 4.  Meningkatnya peranan dan aspirasi  Angkatan Kerja Wanita dalam seluruh struktur Angkatan Kerja Indonesia

 5.   Penyediaan dan Pemanfaatan Tenaga Kerja antar daerah tidak seimbang
     Jumlah angkatan kerja disuatu daerah mungkin saja lebih besar dari kesempatan kerja, sedangkan di daerah lainnya dapat terjadi keadaan sebaliknya. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan perpindahan tenaga kerja dari suatu daerah ke daerah lain, bahkan dari suatu negara ke negara lainnya.

B.            INFLASI 
    Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. Inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi.

Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.

JENIS - JENIS INFLASI
Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan :
1.     Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
2.     Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
3.     Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
4.     Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

         DAMPAK INFLASI
              *  Dampak terhadap distribusi pendapatan dan kekayaan
              *    Berpengaruh langsung terhadap aktiva dan kewajiban masyarakat
              *  Adanya penyesuaian suku bunga riil
              *  Pengaruh terhadap tingkat output secara keseluruhan
                            *     Dampak secara mikro terhadap efisiensi ekonomi

FAKTOR - FAKTOR PENYEBAB INFLASI
a.         Penawaran Uang (Jumlah Uang Beredar)
Para ekonom klasik cenderung untuk mengartikan uang beredar sebagai currency karena uang inilah yang benar-benar merupakan daya beli yang langsung bias digunakan dan langsung mempengaruhi harga barang-barang. Uang beredar yang didefinisikan sebagai uang kartal ditambah uang giral disebut uang dalam arti sempit (narrow money) dan disimbolkan dengan M1 (Sadono Sukirno, 1997:207). Ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran uang akan menyebabkan inflasi. Jika penawaran uang (jumlah uang yang beredar) terlalu banyak inflasi akan meningkat, dan sebaliknya jika penawaran uang terlalu sedikit terjadilah deflasi.

b.    Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional adalah total nilai barang akhir dan jasa yang dihasilkan oleh suatu Negara dalam kurun waktu tertentu (1 tahun).

c.    Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar atau “kurs” dapat didefinisikan sebagai harga 1 unit mata uang domestic dalam satuan valuta asing. Sehingga yang dimaksud dengan nilai tukar rupiah adalah harga rupiah per satu unit dollar AS.

d.    Tingkat Suku Bunga SBI
SBI (Sertifikat Bank Indonesia) adalah salah satu instrumen yang digunakan untuk kebijakan open market operation dari Bank Sentral. Kebijakan open market operation (Politik Pasar Terbuka) meliputi tindakan menjual dan membeli surat-surat berharga akan mempengaruhi harga (dan dengan demikian juga tingkat bunga) surat berharga. Akibatnya, tingkat bunga umum juga akan terpengaruh.

C.           HUBUNGAN INFLASI DAN PENGANGGURAN
Ada  suatu  hubungan  terbalik  antara tingkat  inflasi  dan  tingkat  pengangguran dalam  suatu perekonomian.  Semakin banyak pengusaha  memperluas  kesempatan kerja semakin  dia  harus  membayar dengan faktor  tertentu  produksi  dan pembayaran  lebih banyak  faktor  produksi  peningkatan  biaya  produksi  unit  akan  diamati   dan  dalam rangka  mempertahankan  profitabilitas  produk  pengusaha  akan  mengembang  harga produk tersebut.  Sebuah  proses serupa akan  diamati di  seluruh perekonomian  ketika pemerintah bermaksud  untuk  menciptakan  pekerjaan.  Harga  produk  atau    jasa, di mana tenaga  kerja  terinstal,  akan meningkat  sehingga kenaikan  tingkat  inflasi  akan  terlihat melalui ekonomi luar.
Di dalam kurva Philips dinyatakan bahwa inflasi yang rendah seringkali terjadi dengan pengangguran yang tinggi, sebaliknya pengangguran yang rendah bisa dicapai tetapi dengan inflasi yang lebih tinggi.


Daftar Pustaka :